BismillaaH,
Assalaamu'alaykum,
Salam sejahtera,
Halo guys, apa kabar?
Saya yakin pasti kalian sehat dan baik-baik saja.
Sebenarnya tulisan ini untuk kalian-kalian, para pengendara motor, ingat! hanya untuk pengendara motor saja ya! dan yang tidak memiliki SIM C (Surat Izin Mengemudi Untuk Pengendara Motor).
Kenapa sih sampai tidak punya SIM C? Jawabannya adalah:
1. Kalian sebenarnya adalah pengendara mobil dan naik motor hanya untuk sesekali saja, misal belanja ke pasar, antar jemput ke sekolah, dll. Sehingga kalian berpikiran "Ngapain buat SIM C, gak perlu lah, kan cuma sebentar, lagian deket kok"
2. Kalian sebenarnya adalah pengendara mobil dan naik motor hanya untuk pulang pergi ke kantor agar terhindar dari macet.
3. Kalian tidak punya waktu / terlalu sibuk untuk membuatnya karena kalian bekerja di luar daerah tempat tinggal kalian.
4. Proses pembuatannya yang mungkin agak ribet, karena jika tidak lulus, maka kalian harus balik lagi, ikut tes lagi, terus seperti itu sampai lulus.
5. Ongkos nembak SIM sudah tergolong mahal buat kalian. Tapi untuk nembak-nembak kayak gini jangan ditiru ya!
Dan mungkin masih ada lagi alasan-alasan lainnya.
Oke lanjut,
Razia, razia, razia, oh razia.
Kalian pasti udah muak dengan kata-kata itu atau juga ngerasa kesel, bete, marah, takut, dll kalau udah nemuin razia di jalan.
Kalian juga pasti sering bahkan hampir setiap hari nemuin razia di jalan-jalan. Keluar sedikit dari komplek rumah, ada razia, keluar sedikit ke jalan raya, ada razia. Bahkan untuk kalian yang pergi/pulang setiap hari ke kantor, ada razia.
Kalau kayak gini terus, kalian pasti bakal kena razia tersebut, entah kapan. Dan itu cuma tergantung dari "hoki" atau "nasib" kalian saja. Dan yang lebih ngeselin lagi, kena razia polisi nya dekat daerah rumah kita sendiri.
Kalau udah kena razia pasti lumayan mahal (harganya bisa dicek sendiri ya) dan malas banget untuk ikut sidang.
Dari pada ngeluarin dana dan waktu untuk sidang lebih baik sih kalian menghindar saja. Nah bagaimana sih caranya? Caranya ada di bawah sini dan semoga bisa membantu ya!
Identifikasi Lokasi-Lokasi
Kalian bisa inget-inget saja lokasi mana yang pernah dan sering kalian temuin ada razia tersebut. Nah kalau kalian udah tahu, maka ini akan sangat membantu kalian untuk menghindari razia.
Kenapa?
Karena setelah kalian tahu lokasi-lokasi tersebut, maka kalian harus sebisa mungkin cari jalur/rute lain menuju tempat tujuan kalian.
Memang sih jalur lainnya ini agak sedikit lebih jauh, tapi mau gimana lagi, minimal lebih baik lewat jalur lain kan dari pada kena razia.
Identifikasi Waktu
Kalian juga bisa inget-inget waktu / jam razia tersebut dilaksanakan. Ini juga sangat membantu. Usahakan kalian harus berangkat di waktu-waktu yang bebas razia. Tapi ini kurang efektif buat kalian yang harus tiba on time di tempat tujuan.
Gunakan Alat Pelindung Diri Lengkap
Apa sih alat pelindung diri? alat pelindung diri adalah suatu alat / salah satu pengendalian terhadap bahaya / risiko yang fokus untuk memperkecil tingkat keparahan pada suatu kecelakaan. Untuk pengendara motor, alat pelindung dirinya adalah helm, masker, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.
Balik lagi ke razia, biasanya polisi-polisi tersebut paling enak memberhentikan pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak ada kaca spion, dll (pokoknya yang terlihat jelas dan melanggar peraturan). Jadi, biar lolos dari razia, pakailah helm dan kelengkapan kendaraan kalian harus lengkap.
Jeleknya dan tidak patut ditiru adalah banyak pengendara yang berpikiran bahwa memakai helm hanya untuk alasan "takut ada polisi", "ntar kena tilang", dll. Sebenarnya, kalau dilihat dari fungsi di atas, helm atau alat pelindung diri lainnya sangat berguna sekali.
Selalu Waspada Dan Fokus
Kalian harus terus fokus melihat jauh ke depan selama dalam perjalanan. Jika kalian melihat ada razia (biasanya kelihatan tuh Bapak Polisi, pokoknya warna ijo-ijo deh), kalian harus segera berhenti dan menunggu sampai razia selesai, baru lanjut jalan (ini cara buat orang-orang yang punya kesabaran super). Tetapi biasanya banyak yang putar balik dan ngelawan arus (sangat berbahaya). So, terserah kalian mau pilih yang mana? intinya harus waspada dan fokus dalam berkendara ya. Selaian terhindar dari razia, kalian juga akan terhindar dari kecelakaan jika kalian fokus dan waspada.
Gunakan Dan Tunjukkan Aksesoris-Aksesoris Kepolisian
Untuk yang ini juga tidak kalah ampuhnya, karena jika kalian mempunyai / memakai aksesoris-aksesoris yang berbau kepolisian maka kemungkinan besar kalian akan disuruh langsung jalan oleh Pak Polisi. Contohnya seperti apa aja sih? Ada tips-tipsnya juga nih guys, cekidot :
1. Kalian harus cari referensi seorang anggota polisi (bisa keluarga, saudara, teman, dll)
2. Lalu minta kartu nama, no tlp, jaket, stiker, dll dari anggota polisi tersebut
3. Kartu nama letakkan dalam dompet / STNK kalian. Gimana caritanya tuh bisa lolos?
Nah jadi gini nih, jika polisi memeriksa STNK kalian maka dia akan melihat kartu nama tersebut. Lalu dia akan nanya tuh, "ini kartu nama siapa?" kalian pasti jawab "itu keluarga saya" (bilang aja keluarga yang paling dekat, bokap saya, kakak saya, atau om saya). Maka langsung deh kalian disuruh jalan oleh dia. InsyaAllaaH berhasil
4. Ada juga nih yang kayak gini, kalian sudah bilang itu keluarga kalian tetapi dia tidak percaya, maka langkah selanjutnya kalian harus telepon anggota polisi yang ada dalam kartu nama tersebut. Berharap aja diangkat ya sama beliau. Lalu suruh polisi tersebut berbicara langsung dengan anggota polisi tersebut.
5. Tempel stiker dan gunakan jaket yang berbau kepolisian. Ini juga lebih cepat untuk bisa lolos lagi, karena dapat langsung terlihat sehingga polisi tersebut langsung bertanya stiker / jaket ini punya siapa? kalian jelaskan deh seperti yang ada di nomor 3. Semoga berhasil juga ya. Amiiinnnn.
Lengkapi Surat-Surat
Nah, cara yang paling ampuh adalah kalian harus buat SIM C tersebut, karena kalau sudah ada SIM C, masalah kalian kelar.
Selain itu, STNK jangan lupa juga dibawa ya agar motor kalian tidak dibawa oleh polisi.
Oke, mungkin itu saja yang bisa di share kepada kalian.
Mohon maaf untuk semua pihak, terutama kepada Bapak Polisi jika ada yang salah. Karena tulisan ini hanya untuk pelajaran saja. Yang baik diambil, yang buruk dibuang.
Semoga Lalu Lintas di Negara ini makin maju.
Wassalaamu'alaykum.
- M. G. DP -
Assalaamu'alaykum,
Salam sejahtera,
Halo guys, apa kabar?
Saya yakin pasti kalian sehat dan baik-baik saja.
Sebenarnya tulisan ini untuk kalian-kalian, para pengendara motor, ingat! hanya untuk pengendara motor saja ya! dan yang tidak memiliki SIM C (Surat Izin Mengemudi Untuk Pengendara Motor).
Kenapa sih sampai tidak punya SIM C? Jawabannya adalah:
1. Kalian sebenarnya adalah pengendara mobil dan naik motor hanya untuk sesekali saja, misal belanja ke pasar, antar jemput ke sekolah, dll. Sehingga kalian berpikiran "Ngapain buat SIM C, gak perlu lah, kan cuma sebentar, lagian deket kok"
2. Kalian sebenarnya adalah pengendara mobil dan naik motor hanya untuk pulang pergi ke kantor agar terhindar dari macet.
3. Kalian tidak punya waktu / terlalu sibuk untuk membuatnya karena kalian bekerja di luar daerah tempat tinggal kalian.
4. Proses pembuatannya yang mungkin agak ribet, karena jika tidak lulus, maka kalian harus balik lagi, ikut tes lagi, terus seperti itu sampai lulus.
5. Ongkos nembak SIM sudah tergolong mahal buat kalian. Tapi untuk nembak-nembak kayak gini jangan ditiru ya!
Dan mungkin masih ada lagi alasan-alasan lainnya.
Oke lanjut,
Razia, razia, razia, oh razia.
Kalian pasti udah muak dengan kata-kata itu atau juga ngerasa kesel, bete, marah, takut, dll kalau udah nemuin razia di jalan.
Kalian juga pasti sering bahkan hampir setiap hari nemuin razia di jalan-jalan. Keluar sedikit dari komplek rumah, ada razia, keluar sedikit ke jalan raya, ada razia. Bahkan untuk kalian yang pergi/pulang setiap hari ke kantor, ada razia.
Kalau kayak gini terus, kalian pasti bakal kena razia tersebut, entah kapan. Dan itu cuma tergantung dari "hoki" atau "nasib" kalian saja. Dan yang lebih ngeselin lagi, kena razia polisi nya dekat daerah rumah kita sendiri.
Kalau udah kena razia pasti lumayan mahal (harganya bisa dicek sendiri ya) dan malas banget untuk ikut sidang.
Dari pada ngeluarin dana dan waktu untuk sidang lebih baik sih kalian menghindar saja. Nah bagaimana sih caranya? Caranya ada di bawah sini dan semoga bisa membantu ya!
Identifikasi Lokasi-Lokasi
Kalian bisa inget-inget saja lokasi mana yang pernah dan sering kalian temuin ada razia tersebut. Nah kalau kalian udah tahu, maka ini akan sangat membantu kalian untuk menghindari razia.
Kenapa?
Karena setelah kalian tahu lokasi-lokasi tersebut, maka kalian harus sebisa mungkin cari jalur/rute lain menuju tempat tujuan kalian.
Memang sih jalur lainnya ini agak sedikit lebih jauh, tapi mau gimana lagi, minimal lebih baik lewat jalur lain kan dari pada kena razia.
Identifikasi Waktu
Kalian juga bisa inget-inget waktu / jam razia tersebut dilaksanakan. Ini juga sangat membantu. Usahakan kalian harus berangkat di waktu-waktu yang bebas razia. Tapi ini kurang efektif buat kalian yang harus tiba on time di tempat tujuan.
Gunakan Alat Pelindung Diri Lengkap
Apa sih alat pelindung diri? alat pelindung diri adalah suatu alat / salah satu pengendalian terhadap bahaya / risiko yang fokus untuk memperkecil tingkat keparahan pada suatu kecelakaan. Untuk pengendara motor, alat pelindung dirinya adalah helm, masker, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.
Balik lagi ke razia, biasanya polisi-polisi tersebut paling enak memberhentikan pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak ada kaca spion, dll (pokoknya yang terlihat jelas dan melanggar peraturan). Jadi, biar lolos dari razia, pakailah helm dan kelengkapan kendaraan kalian harus lengkap.
Jeleknya dan tidak patut ditiru adalah banyak pengendara yang berpikiran bahwa memakai helm hanya untuk alasan "takut ada polisi", "ntar kena tilang", dll. Sebenarnya, kalau dilihat dari fungsi di atas, helm atau alat pelindung diri lainnya sangat berguna sekali.
Selalu Waspada Dan Fokus
Kalian harus terus fokus melihat jauh ke depan selama dalam perjalanan. Jika kalian melihat ada razia (biasanya kelihatan tuh Bapak Polisi, pokoknya warna ijo-ijo deh), kalian harus segera berhenti dan menunggu sampai razia selesai, baru lanjut jalan (ini cara buat orang-orang yang punya kesabaran super). Tetapi biasanya banyak yang putar balik dan ngelawan arus (sangat berbahaya). So, terserah kalian mau pilih yang mana? intinya harus waspada dan fokus dalam berkendara ya. Selaian terhindar dari razia, kalian juga akan terhindar dari kecelakaan jika kalian fokus dan waspada.
Gunakan Dan Tunjukkan Aksesoris-Aksesoris Kepolisian
Untuk yang ini juga tidak kalah ampuhnya, karena jika kalian mempunyai / memakai aksesoris-aksesoris yang berbau kepolisian maka kemungkinan besar kalian akan disuruh langsung jalan oleh Pak Polisi. Contohnya seperti apa aja sih? Ada tips-tipsnya juga nih guys, cekidot :
1. Kalian harus cari referensi seorang anggota polisi (bisa keluarga, saudara, teman, dll)
2. Lalu minta kartu nama, no tlp, jaket, stiker, dll dari anggota polisi tersebut
3. Kartu nama letakkan dalam dompet / STNK kalian. Gimana caritanya tuh bisa lolos?
Nah jadi gini nih, jika polisi memeriksa STNK kalian maka dia akan melihat kartu nama tersebut. Lalu dia akan nanya tuh, "ini kartu nama siapa?" kalian pasti jawab "itu keluarga saya" (bilang aja keluarga yang paling dekat, bokap saya, kakak saya, atau om saya). Maka langsung deh kalian disuruh jalan oleh dia. InsyaAllaaH berhasil
4. Ada juga nih yang kayak gini, kalian sudah bilang itu keluarga kalian tetapi dia tidak percaya, maka langkah selanjutnya kalian harus telepon anggota polisi yang ada dalam kartu nama tersebut. Berharap aja diangkat ya sama beliau. Lalu suruh polisi tersebut berbicara langsung dengan anggota polisi tersebut.
5. Tempel stiker dan gunakan jaket yang berbau kepolisian. Ini juga lebih cepat untuk bisa lolos lagi, karena dapat langsung terlihat sehingga polisi tersebut langsung bertanya stiker / jaket ini punya siapa? kalian jelaskan deh seperti yang ada di nomor 3. Semoga berhasil juga ya. Amiiinnnn.
Lengkapi Surat-Surat
Nah, cara yang paling ampuh adalah kalian harus buat SIM C tersebut, karena kalau sudah ada SIM C, masalah kalian kelar.
Selain itu, STNK jangan lupa juga dibawa ya agar motor kalian tidak dibawa oleh polisi.
Oke, mungkin itu saja yang bisa di share kepada kalian.
Mohon maaf untuk semua pihak, terutama kepada Bapak Polisi jika ada yang salah. Karena tulisan ini hanya untuk pelajaran saja. Yang baik diambil, yang buruk dibuang.
Semoga Lalu Lintas di Negara ini makin maju.
Wassalaamu'alaykum.
- M. G. DP -
Komentar
Posting Komentar